Shinta Perwitasari dan Alief Arafyanto

Shinta Perwitasari dan Alief Arafyanto

Friday, February 5, 2010

Paes Ageng

Yak kalau sebelumnya kita udah bahas tentang prosesi adat pernikahan yogya, sekarang kita bahas riasan pengantin adat yogya. Mungkin para capeng yang berniat pake adat jawa juga pengen nantinya rias menggunakan paes. Nah sebenernya paes ini sendiri secara garis besar terdiri dari 2 model, model paes jogja atau paes solo. Paes solo itu paes yang bulet-bulet sedangkan paes jogja cenderung lebih lancip dan biasanya menggunakan pinggiran emas.


Nah setelah baca-baca di majalah mahligai (banyak dpt ilmu niy dari majalah ini,hehe), ternyata paes jogja pun banyak modelnya. Berikut sedikit ulasan beserta gambaran kayak apa aja sih paes jogja itu;


Paes Ageng

Digunakan saat upacara panggih pengantin, atau acara resepsi. Menggunakan dodot lengkap dengan perhiasan khusus. Paes hitam dengan sisi keemasan pada dahi, rambut sanggul bokor dengan gajanh ngulik menjuntai indah, serta sumping dan aksesoris unik pada mempelai wanita. Keunikan juga pada mempelai pria memakai kuluk menghiasi kepala, buntut rambut menjuntai dilangkapi sisir dan cundhuk mentul kecil.


Paes Ageng Kanigaran

Corak laen pengantin Yogyakarta, yang membedakan adalah penggunaan dodhot melapisi kain cinde, kebaya bludru hitam panjang menyatu dengan dodhot, cinde, dan detail riasan dan perhiasan.

Yogya Putri

Kebaya bludru panjang berhias bordir emas, kain batik prada, sanggul tekuk berhias sebuah mentul besar bagi mempelai wanita. Corak Yogya Putri dipergunakan sebagai busana saat ngunduh mantu.


Paes Agung Jangan Menir

Busana untuk adat boyongan pengantin putrid ke kediaman pengantin pria. Paes ini tanpa memakai dodhot, sebagai pembeda dengan paes ageng kanigaran.


Kesatrian Modifikasi

Corak ini digunakan sebagai busana pengantin modern namun tetap berakar pada tradisi budaya. Memperlai wanita menggunkan paes yogya putrid, busana kebaya panjang berbahan lace berpadu kain batik prada, bersanggul gelung tekuk serta untaian melati menjuntai.


Yogya kontemporer

Tata rias paes ageng berpadu dengan busana modifikasi kebaya panjang lace, dilengkapi dengan kain prada Yogya. Nah pengantin yang mau tradisional dan nasional banyak yang make model ini, pake paes ageng tapi bajunya kebaya modern.


Nah kalau kedua foto berikut ini, contoh dari rias dan busana dari miarosa. Cantik.. ^_^


Tadinya si Ade sempet ribut tentang make enggaknya paes ageng, ibu si Ade kekeh banget mau pake. Nah begitu kita survey ke Miarosa dan kita liat contoh make up dan paes mereka gimana, hmm berubah pikiran. Kayaknya unik juga. Kalau di pikir-pikir ntar pas hari H kan biar keliatan siapa pengantennya, hahaha, maksudnya baju nya lain daripada yang lain gituh :p


Seperti apakah busana resepsi kita entar?? Tunggu saja tanggal mainnya :p hihiii…




2 comments:

Ria Dewi Sutanti said...

shinta, punya foto paes jilbabnya miarosa gak?
soalnya kt marketing PS, miarosa jg bisa bikin paes jilbab tp krn blum pernah liat fotonya, jd aku gak berani berspekulasi...
Dan kebetulan tetangga'ku jg ada yg pernah pake paes jilbab'nya roemah manten emang cantik mangklingin bgt, so keputusan jatuh pd roemah manten! heheheee...

shinta & alief said...

Iya, aku juga brau tau ada rumah manten stelah deal ama miarosa. Bagus yah mreka paes jilbab nya.. Aku deal ama miarosa karena temen aku ada yg make, tapi jilbab biasa bukan paes, dan hasilnya cantiik.
Ada kok fotonya, aku kirim by email aja yah. emailmu apa??